
Dengan desain yang dilengkapi AI, yang dikenal sebagai desain komputasi, Casalegno menjelaskan bahwa perusahaan berharap dapat menciptakan kembaran digital dari produk.
Atau pengalaman untuk mensimulasikan dan meningkatkan produk aktual melalui pengujian situasi dunia nyata pada prototipe digital.
Menurut eksekutif desain, AI dan komputasi cerdas dapat menjalankan tugas-tugas yang sebelumnya dianggap tidak terbayangkan beberapa tahun yang lalu.
Memungkinkan desainer untuk bereksperimen dan mengevaluasi lebih banyak variasi dengan lebih cepat. Ini juga akan mengarah pada peningkatan pengalaman konsumen, tambahnya.
Casalegno menggarisbawahi bahwa baginya dan rekan-rekannya, desain harus berpusat pada kemanusiaan dan didorong oleh pengalaman.
Timnya memprioritaskan konteks sosial, budaya, dan spasial teknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia. Hal itulah membuat Samsung menggunakan AI. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















