
Sementara Yair Rodriguez praktis dibuat kerepotan karena harus menahan pukulan demi pukulan yang dilancarkan The Great di ronde kedua.
Memasuki ronde ketiga, Yair Rodriguez sejatinya mampu memulai dengan baik. Tendangan yang dia lancarkan mampu mengenai Alexander Volkanovski meski tidak terlalu berarti.
Sampai akhirnya, Alexander Volkanovski mendapat momentum yang tepat untuk merobohkan Yair Rodriguez.
Dengan telak, petarung Australia itu menghajar habis-habisan Yair Rodriguez sehingga berhasil menang via TKO dalam pertarungan UFC 290.
Kemenangan ini membuat Alexander Volkanovski menunjukkan bahwa dirinya masih sangat perkasa di divisi kelas bulu.
Dia berhasil mempertahankan sabuk juara UFC 290 kelas bulu sejak 2019 lalu. Praktis, hal ini masih membuat Alexander Volkanovski dijuluki sang raja kelas bulu. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















