RSUD Leuwiliang Siap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Demi Cetak Nakes Berkualitas

Vitrie juga menerangkan, metode pembelajaran yang akan diterapkan nantinya yakni satu dosen atau dokter spesialis membimbing empat sampai lima mahasiswa, tidak lebih.

Karena bimbingan yang dilakukan harus sesuai standar, agar dapat mencetak nakes lulusan RSUD Leuwiliang yang berkualitas.

“Sarana dan prasarana seperti ruangan untuk beberapa bagian ahli sudah hampir lengkap. Kami optimis tahun ini perizinan RSUD Leuwiliang menjadi rumah sakit pendidikan yang kami tempuh ke Kementerian Kesehatan bisa selesai,” terangnya.

Direktur RSUD Leuwiliang, Vitrie Winastri mengungkapkan, sebelum izin keluar, nanti akan ada visitasi atau kunjungan untuk memberikan penilaian terkait kriteria yang harus dipenuhi.

Salah satu perguruan tinggi yang mewujudkan MOU dengan RSUD Leuwiliang adalah Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA).

BACA JUGA :  Atasi Siswa Masuk Siang, Pemkot Bogor Bangun RKB Vertikal di SDN Pakuan

Penandatanganan MOU dilakukan langsung Rektor UMBARA, H. Edi Sukardi bersama Direktur RSUD Leuwiliang, dr. Vitrie Winastri.

Kehadiran Rektor UMBARA didampingi oleh Ketua BPH, Duduh Nurzaman, Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Bogor, Ahmad Yani.

Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Al Islam Kemuhammadiyahan, Naufal Ramadian, Dekan Fakultas Kesehatan dan Sains Rudi Haryono, serta dosen Gizi dan Kebidanan.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bogor, Ahmad Yani mengungkapkan, Muhammadiyah memiliki komitmen kuat dalam bidang pendidikan dan kesehatan.

Sebagai amal usaha utamanya, berdirinya FKS UMBARA merupakan pengejawantahan kebutuhan besar masyarakat Bogor di bidang kesehatan.

BACA JUGA :  KaBOGORFEST 2026 Jadi Magnet HJB ke-544, Ribuan Warga Padati Stadion Pakansari

”Kami merasa bangga dapat menjalin kerjasama dengan RSUD Leuwiliang, semoga sinergitas UMBARA dan RSUD Leuwiliang dapat terjalin lebih erat ke depannya,” ungkap Yani.

Saat ini, kata Ahmad Yani, RSUD Leuwiliang sedang mempersiapkan diri menuju rumah sakit pendidikan demi mencetak nakes yang berkualitas.

Sehingga jalinan kerjasama UMBARA dan RSUD Leuwiliang sejalan dengan rencana strategis yang telah disusun oleh RSUD Leuwiliang.

“Amal usaha unggulan Muhammadiyah di bidang pendidikan dan kesehatan selaras dengan core business rumah RSUD Leuwiliang,” pungkasnya. ***

 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================