Sebagian warga didampingi pemerintah desa melakukan penyisiran di kawasan kebun yang tidak jauh dari pemukiman warga dimana tempat tersebut merupakan tempat pertama kali kera liar tersebut muncul.

“Pihak desa telah melaporkan ke pihak keamanan TNI dan Polri dari polsek maupun koramil dan juga sudah melibatkan pihak BKSDA kemarin sudah terjun melakukan pencarian kera tersebut tetapi hasilnya masih nihil” kata Ali Fajri, salah seorang perangkat Desa Subo di lokasi penyisiran kera.

BACA JUGA :  Mitsubishi Siapkan Generasi Baru Xpander, Masuk Daftar 13 Model yang Akan Diluncurkan Hingga 2030

“Sampai hari ini korban ada tiga orang. Itu yang satu anak kecil yang dua sudah lansia. Yang anak kecil digigit bokongnya sebanyak 28 jahitan. Jadi cukup parah. Dan ini sangat meresahkan warga sehingga pintu warga sekarang ditutup semua karena takut,” imbuh Fajri.

BACA JUGA :  Masuki Tahun Ke-11, Bogor Hujan Trail 2026 Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Rider Nusantara hingga Mancanegara

Kemunculan teror kera liar itu terjadi sejak 6 hari yang lalu. Hingga kini keberadaan liar tersebut masih dalam pencarian petugas dan warga. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================