
Hal tersebut tegas Bima Arya harus dijadikan PR bersama semua pihak dalam ikhtiar membangun kultur literasi sekaligus mempersiapkan karakter-karakter yang siap menjemput masa depan secara berproses.
“Tidak sedikit anak-anak yang terjebak pada momen saat ini, namun tidak berpikir untuk masa depannya, mendapatkan sesuatu dengan cepat dan menghabiskan sesuatu untuk kesenangan hari ini,” kata Bima Arya.
Kegiatan edukasi hari ini sambungnya merupakan turun dari hal itu, anak-anak di edukasi untuk menabung, diajak untuk melek literasi keuangan agar anak-anak mampu mempersiapkan masa depan secara serius, tidak menghamburkan uang dan yang paling penting adalah menyadari arti atau nilai uang seperti apa.
“Kalau dari usia dini bisa memahami nilai uang seperti apa dan bagaimana proses mendapatkannya, maka anak-anak akan menjadi sosok karakter yang siap menjemput masa depan,” jelasnya.
Pemkot Bogor akan terus mengembangkan berbagai program, seperti UMKM dan Si RuBo untuk kemudian dikoneksikan dengan kemungkinan mendapatkan permodalan atau pinjaman-pinjaman yang bersahabat dengan para pelaku ekonomi.
Selain Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah, kegiatan dihadiri juga oleh Bunda Literasi Kota Bogor, Yane Ardian, Kepala BJB Cabang Bogor, Muhammad Aditya Wiradharma serta Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 2 Jawa Barat, Indarto Budiwitono dan para pihak lainnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















