BOGOR-TODAY.COM – Diduga rebutan PSK (pekerja seks komersial) AS (26) meregang nyawa usai dikeroyok 3 pria lainnya. Peristiwa itu terjadi di salah satu hotel di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu 29 Juli 2023 lalu.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokh Ngajib menyebut motif sementara yang didapat, pengeroyokan tersebut adanya salah faham antar korban dengan para pelaku. Hal itu diduga bermula saat para pelaku pengeroyokan terlibat cekcok dengan salah seorang perempuan.

Korban yang mengetahui kejadian itu berusaha melerai, sebelum akhirnya justru dikeroyok dan mendapatkan luka tikam di bagian perut dan dada hingga tewas.

Polisi masih mendalami dugaan motif lainnya di antaranya adalah rebutan jatah pekerja seks komersial (PSK) online.

BACA JUGA :  Tiga Toko Miras Ilegal di Cileungsi Bogor Diganyang Satpol PP

Atas kasus pengeroyokan tersebut polisi berhasil menangkap tiga pelaku, masing-masing berinisial, MF, RN, dan MP.

Ketiga pelaku tersebut diamankan polisi di wilayah Kabupaten Barru dalam pelariannya ke wilayah Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

“Dari 3 pelaku ini, masih ada salah satu pelaku yang masih dalam pengejaran. Motifnya sebenarnya dari salah paham, karena antara korban dengan pelaku ini tidak saling mengenal,” kata Mokh Ngajib kepada wartawan, Selasa 1 Agustus 2023.

Selain masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku pengeroyokan lainnya yang telah diketahui identitasnya, polisi juga masih terus melakukan pencarian terhadap satu saksi kunci seorang perempuan.

BACA JUGA :  Jalur Cepat Tegar Beriman Ditutup Malam Ini, Warga Diminta Cari Rute Alternatif

Sebab, sambung Mokh Ngajib beredar informasi terdapat dugaan motif lain dari pengeroyokan yang menelan korban tewas itu, di antaranya adalah dugaan rebutan jatah PSK online yang selesai melayani pelanggan.

“Jadi patut kita duga bahwa memang ada dugaan di lokasi tersebut terjadi transaksi prostitusi. Namun demikian, masih dalam proses pendalaman terhadap saksi-saksi yang ada. Karena sampai saat ini, khusus yang perempuan yang dalam CCTV itu, yang terkait dengan para pelaku ini, kita masih dalam pencarian, tentunya untuk mendapatkan keterangan dari yang bersangkutan,” tuntasnya. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================