BOGOR-TODAY.COM – Rencana pembangunan Park and Ride terminal Bojonggede, Kabupaten Bogor disebut masih membutuhkan investasi yang besar.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah mengatakan, lokasi parkir sebagai rekayasa lalu lintas untuk mengurangi jumlah kendaraan di kawasan Bojonggede masih belum dapat direalisasikan.

“Memang lokasi parkir permanen karena membutuhkan investasi yang cukup besar itu saat ini belum bisa membangun,” kata Agus Ridhallah, Rabu (2/8/2023).

BACA JUGA :  Tragedi Camping di Temanggung Jadi Pengingat Pentingnya Keselamatan Penggunaan Kompor Portabel

Kendati parkir permanen di terminal Bojonggede belum dapat dibangun, Kadishub mengaku akan membuat lahan parkir sementara terlebih dahulu.

Sebab, proyeksi pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) atau sky bridge yang menghubungkan stasiun Bojonggede dan terminal Bojonggede akan segera rampung.

BACA JUGA :  Kemnaker Catat 23.470 Pekerja Terkena PHK hingga Mei 2026, Lebih Rendah dari Tahun Lalu

“Kita masih mencari investor, tapi untuk parkir sementara akan kita siapkan disana,” jelas Agus.

Meski ada beberapa kendala dalam proyeksi itu, pihaknya tetap optimis mendapatkan investor untuk membangun Park and Ride di terminal Bojonggede.

“Harus optimis,” singkat dia.***

Penulis : Mutia Dheza Cantika

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================