
BOGOR-TODAY.COM – A (25), seorang pria di Polewali Mandar, Koppe, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat mendadak ngamuk dan menyerang warga dengan sebilah parang.
Akibatnya, dua warga setempat berinsial R (55) dan M (20) mengalami luka sabetan di bagian pelipis dan tangan. Keduanya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Polisi yang tiba di lokasi, berusaha menangkap pelaku. Namun, pelaku yang menggunakan senjata tajam membuat polisi kesulitan untuk menangkapnya.
Pelaku baru berhasil ditangkap setelah puluhan warga turur membantu menangkapnya. Setelah berhasil di tangkap, polisi kemudian mengamankan pelaku untuk menghindari amukan warga.
Petugas kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi, serta memasang garis polisi di rumah korban pembacokan.
Polisi juga mengamankan dua senjata tajam jenis parang yang digunakan pelaku dan sejumlah kayu dan balok yang digunakan warga untuk menangkap pelaku.
Kepala lingkungan Koppe, Burhanuddin mengatakan, pelaku menyerang korban dengan melempar batu, dan menyerang dengan menggunakan senjata tajam.
“Ia menyerang masuk ke dalam rumahnya pak Ramli, merusak kaca. Pak Ramli luka sama anaknya bernama Maya. Sekarang sudah dilarikan ke rumah sakit,” kata Burhanuddin.
Menurutnya, pelaku ini diduga mengidap gangguan mental karena tiba-tiba mengamuk. Korban selama ini diketahui tidak punya masalah dengan pelaku.
“Tidak ada kita dengar permasalahannya, kita juga tidak tahu apa motifnya sehingga dia menyerang. Hanya saja selama dua hari ini, Anto selalu merasa ketakutan dan menyendiri, warga pun menduga ia mengalami gangguan mental,” ungkapnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















