Kemendikbudristek Sebut 24,4 Persen Siswa Mengalami Perundungan di Sekolah

Dinas Pendidikan Kota Bogor
Ilustrasi siswa SD. (Foto : Aditya/bogor today.com)

BOGOR-TODAY.COM – Sebanyak 24,4 persen siswa berisiko mengalami perundungan di lingkungan sekolah. Hal ini terungkap dari hasil Asesmen Nasional (AN) tahun 2021 dan 2022 atau Rapor Pendidikan tahun 2022 dan 2023.

Plt. Sekretaris Ditjen PAUD Dikdas dan Dikmen Kemendikbud Ristek, Praptono menyatakan bahwa angka-angka tersebut melatar belakangi lahirnya Permendikbudristek No.46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (Permendikbudristek PPKSP).

BACA JUGA :  Bogor Hornbills Bidik Kemenangan di Gim Ketiga Final IBL 2026

“Kemdikbud Ristek dengan asesmen nasional kemarin, kita itu mendapat sebuah angka temuan yang sangat luar biasa dan ini menuntut kepada kita untuk serius menangani. Pertama adalah 24,4 persen peserta didik berdasarkan pengakuan mereka itu berpotensi untuk mengalami insiden perundungan di satuan pendidikan,” kata dia dalam agenda Silaturahmi Merdeka Belajar: Pendidikan Berkualitas Tanpa Kekerasan melalui Permendikbud Ristek PPSKP secara daring, Kamis (24/8/2023).

BACA JUGA :  Cara Membedakan Nyeri Pinggang Biasa dengan Nyeri Akibat Penyakit Ginjal

Praptono juga mengungkapkan bahwa Kemendikbud menemukan 22,4 persen peserta didik terancam mengalami kekerasan seksual di satuan pendidikan.

Kekerasan tidak hanya terjadi antara siswa saja, tetapi juga antara siswa dengan guru, guru dengan siswa, hingga orang tua dan guru.

Praptono juga menjelaskan, kekerasan terjadi bukan hanya timbul di antara satu lingkungan sekolah saja, tetapi bisa terjadi antarsatuan pendidikan lainnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================