Soal Pembeliah Lahan di Bawah Sutet Pakai Uang Rakyat Sebesar Rp 17,5 Miliar, Sekda Hanya Berani Evaluasi

SEKDA_SMPN 4 CITEUREUP
Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin. (FOTO : Mutia/Bogor Today)

BOGOR-TODAY.COM Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin berjanji bakal mengevaluasi pembelian lokasi SMPN 4 Citeureup di Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup.

Pasalnya, pembelian lahan seluas kurang lebih 7000 meter persegi di bawah Sutet itu menghabiskan uang rakyat sebesar Rp 17,5 miliar.

“Nanti saya akan evaluasi soal rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang berencana membeli lahan di bawah Sutet,” singkat Burhanudin saat ditanya wartawan Bogor Today.

Dia menjelaskan, rencana pembelian lahan untuk pembangunan SMPN 4 Citeureup di bawah Sutet itu dalam tahap pengkajian.

BACA JUGA :  Doa Minum Air Zamzam Lengkap dengan Adab dan Keutamaannya Menurut Islam

“Ada tim teknis yang mengkaji yakni dari Dinas Pendidikan bahkwan melibatkan Dinas Kesehatan untuk segi kelayakan dan kesehatannya yang,” jelas dia.

Protes keras atas kebijakan ugal – ugalan Pemkab Bogor banyak menuai protes bahk dari LSM maupun tokoh masyarakat Kabupaten Bogor.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi memprotes pembelian lahan di bawah Sutet yang menghamburkan duit negara.

BACA JUGA :  Anak Bahagia Berawal dari Orang Tua Bahagia, Ini Pentingnya Pengasuhan Positif di Era Digital

Ia menyebut, pemilihan lokasi dibawah sutet itu harus dikaji secara detail engineering design (DED) nya agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan sesuai dengan pedoman pelaksanaan pembangunan bangunan.

“Pemilihan lokasinya dibawah sutet itu harus dikaji secara DED nya, seperti apa karena menyangkut keselamatan anak juga,” ungkap kang Bibih sapaan akrabnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================