
Lia menjelaskan, bahwa pemindahan tersebut merupakan permintaan dari para pedagang yang berjualan di sana dan agar warung-warung tersebut tidak ditutup. Awalnya, mereka berharap untuk berhenti sementara, tetapi pekerjaan konstruksi akan memakan waktu dua setengah bulan.
“Jika dilakukan penutupan, maka akan mengakibatkan hilangnya pendapatan dan pada akhirnya direlokasi ke lantai atas di Gedung Kemuning Gading yang tidak terpakai. “Ventilasi memenuhi persyaratan, layak dan pasti aman,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi kantin di Balai Kota yang lama sudah tidak layak dan kurang nyaman sehingga dilakukan pembongkaran. Faktanya, banyak pengguna kantin ini adalah pegawai dari lingkungan Balai Kota Bogor. Total ada lebih dari 300 orang yang tercatat sebagai ASN, ditambah PKWT hingga tamu, dan tentu saja ada lebih dari 300 konsumen.
“Kebetulan pembangunan kantin ini merupakan kerja sama dengan pihak ketiga melalui CSR seperti PT Mayola. Mudah-mudahan akan selesai dan diresmikan Wali Kota pada November 2023,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















