
“Sebagai organisasi wartawan tertua dan terbesar, PWI bertanggung jawab menjaga profesionalisme pers, serta memastikan bahwa masyarakat menerima berita yang akurat, otentik, berkualitas, dan seimbang, tanpa adanya manipulasi demi kepentingan tertentu. Saat ini, berita yang berkualitas bukanlah berita yang hanya sekadar viral atau sensasional,” ujar Jokowi.
Tidak hanya itu, Jokowi juga mengingatkan media agar tidak terlibat dalam penyebaran berita palsu (hoaks) atau disinformasi, terutama dengan adanya prospek peningkatan selama tahun politik di Indonesia. Menurut Jokowi, meskipun media sering mengungkapkan beragam kritik terhadap pemerintah, mulai dari yang sederhana hingga yang tajam, semua hal tersebut dianggapnya sebagai tambahan energi bagi pemerintah, terutama menjelang tahun politik.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















