
“Setelah istirahat, beberapa siswa merasakan mual, muntah, dan bahkan pingsan. Ada 32 siswa yang mengonsumsi makanan tersebut, dan sekarang mereka telah dipulangkan karena kondisinya telah membaik,” kata Kepala Dindikbud Kota Cilegon, Heni Anita Susila.
Dinas Pendidikan Kota Cilegon juga telah meminta semua sekolah untuk tidak membiarkan anak-anak menerima makanan dari orang yang tidak dikenal.
Sementara itu, pihak kepolisian sedang menyelidiki kasus keracunan puluhan siswa dan menunggu hasil penyelidikan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banten terkait kandungan makanan yang diberikan kepada puluhan siswa tersebut. ***
BACA JUGA : Telaga Kautsar: Kenikmatan di Akhirat dan Golongan yang Tidak Diperbolehkan Mendekatinya
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















