Ketua DPRD Rudy Susmanto Desak DLH Segera Tuntaskan Polemik Pencemaran Sungai Ciesek

BOGOR-TODAY.COM – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mendesak kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera menuntaskan polemik pencemaran sungai Ciesek.

Sungai Ciesek yang berada di Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor ini dikeluhkan warga lantaran air sungainya yang tercemar oleh limbah makanan dari restoran dan perusahaan catering.

Hingga saat ini, DLH Kabupaten Bogor masih belum melakukan tindakan tegas untuk secara langsung mengatensi persoalan tersebut.

Rudy menyebut, musim kemarau seharusnya dapat dimanfaatkan untuk pembersihan sungai Ciesek karena volume debit air yang menyusut. Seharusnya, kata dia, kondisi tersebut dapat digunakan untuk mengambil kebijakan-kebijakan oleh DLH.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Ajak Penggiat Lingkungan Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kabupaten Hijau Berkelanjutan

“Kalau dulu tertutup karena musim hujan tidak kelihatan pembuangan limbahnya. Sekarang kan musim kemarau, kenapa tidak mengambil kebijakan. Ada apa?,” kata Rudy Susmanto, Jum’at (13/10/2023).

Dalam hal ini, DPRD sudah mendorong melalui anggaran untuk dibentuk satuan tugas (satgas) lingkungan dengan melibatkan para ahli untuk mengkaji permasalahan pencemarannya.

“Makanya di (APBD) Perubahan, kami buatkan Satgas lingkungannya, dan kajiannya bisa melibatkan IPB, ITB, dan lainnya. Kalau terbukti tapi tidak mau menutup berarti ada sesuatu dengan kalian (DLH),” tegas Rudy.

BACA JUGA :  Mitra MBG Tuntut Kepala BGN Baru Perkuat Regulasi dan Tata Kelola

Ia menegaskan, hal tersebut bukan hanya diperuntukkan untuk sungai Ciesek. Melainkan, tambah Rudy, bisa di aplikasikan untuk mengatasi pencemaran sungai lainnya yang ada di Kabupaten Bogor.

“Dengan sungai-sungai lainnya pun bisa dilakukan hal yang sama. DLH harus segera ambil sikap,” pungkasnya.***

Penulis : Mutia Dheza Cantika

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================