BOGOR-TODAY.COM – Ribuan lapak sementara pasar Leuwiliang hingga saat ini masih juga belum terbangun imbas kebakaran hebat yang terjadi pada beberapa waktu lalu. Target penyelesaian relokasi itu sendiri direncanakan rampung pada 15 November 2023.

Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan bahwa, pihaknya masih menunggu kajian untuk mengetahui kelayakan lapak sementara atau tempat penampungan sementara (TPS) yang akan dijadikan tempat jual-beli bagi ribuan pedagang yang terdampak.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Dorong Kebijakan Daerah Berlandaskan Pancasila

“Kita nunggu assesment apakah bangunan (yang terbakar) itu sudah tidak layak apa tidak,” kata Iwan Setiawan, Rabu (18/10/2023).

Kendati menunggu kajian, Iwan menyebut telah memperuntukan anggaran untuk membantu para pedagang yang mengalami bencana kebakaran di Pasar Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

“Pemda sudah mengalokasikan penilaian itu, dan juga sudah mengalokasikan tempat hunian sementara pedagang. tinggal assesmentnya ini kita tunggu hasil,” ungkap Iwan.

Ia menegaskan hasil penilaian kelayakan tersebut telah diserahkan oleh dinas terkait untuk dikaji secara spesifik. Sehingga tambh dia, assesment itu menjadi alasan lamanya pembangunan TPS Pasar Leuwiliang.

BACA JUGA :  Korea Utara Pamer Fasilitas Uranium Baru, Kim Jong Un Pertegas Ambisi Perkuat Senjata Nuklir

“Iya nanti kalau hasil penilaian assesment masih layak kan sayang, makanya kami menyerahkan ke dinas kapan tim assesment bertindak itu untuk menilai bangunan masih layak atau tidak,” pungkasnya. ***

Penulis : Mutia Dheza Cantika

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================