pengendara Toyota Fortuner
Tangkapan layar pengendara mobil Toyota Fortuner berpelat Polri palsu yang mengancam dan mengadang pemobil lain di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). (Istimewa)

BOGOR-TODAY.COM – M (26), pengendara Toyota Fortuner yang ugal-ugalan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jalan Pluit Selatan Raya, Jakarta Utara membeli pelat palsu via online dan sudah dipakainya selama sebulan. Hal tersebut disampaikan oleh Kasubdit 4 Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Samian.

“Pesan dari salah satu platform online. Dia sudah memakainya sekitar satu bulan terakhir,” ungkapnya dikutip dari beritasatu.com, Kamis (19/10/2023).

Ditambahkan oleh Samian, M memakai pelat Polri palsu sejak 1 bulan terakhir. M menggunakan pelat tersebut dengan alasan merasa aman.

BACA JUGA :  Memahami Perbedaan Skizofrenia dan Bipolar: Dua Gangguan Mental yang Sering Disalahartikan

Lebih lanjut, M sendiri saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 335 KUHP. Selain itu, M juga terancam dikenai UU Lalu Lintas.

“Pasal 335, terkait dengan pernyataan tidak menyenangkan. Itu (UU Lalu Lintas) lagi dikoordinasikan. Kita masih fokus yang ini, masalah pelanggaran lalu lintasnya itu ya masalah lain,” kata dia.

Sebelumnya, mobil Toyota Fortuner berpelat nomor Polri mengancam dan mengadang pemobil lain viral di media sosial. Kejadian tersebut dinarasikan terjadi di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jalan Pluit Selatan Raya, Jakarta Utara.

BACA JUGA :  Doa Melepas Pakaian dalam Islam: Amalan Sederhana dengan Banyak Keutamaan

Dalam video yang beredar, tampak mobil Fortuner menutupi laju mobil lainnya. Tak hanya pelat nomor Polri, mobil Fortuner itu juga menggunakan lampu strobo.

Tak hanya itu, pengemudi Fortuner tersebut kemudian keluar dan mengambil sebuah tongkat besi. Perekam video itu meminta polisi mengusutnya. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================