
“Kami sedang menyelidiki benda ini dan hasilnya akan kami sampaikan. Kolaborasi antara berbagai bidang ahli akan membantu kami dalam menentukan jenis bom yang digunakan dalam insiden ini,” ujar Hengki.
Sebelumnya, polisi telah mengklarifikasi bahwa sumber ledakan di rumah di Jalan Prahu, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, bukan berasal dari tangki septik, seperti yang sebelumnya diperkirakan.
“Menurut keterangan para saksi, ledakan ini terjadi ketika korban sedang bekerja membangun pondasi rumah,” kata Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan.
Ade menjelaskan bahwa ledakan terjadi setelah korban menemukan sebuah objek yang tidak dikenal saat menggali pondasi, dan akhirnya ledakan itu terjadi setelah objek tersebut dipukul oleh korban. Korban A ditemukan meninggal dunia di lokasi galian tersebut. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















