Peristiwa pertempuran Surabaya mengejutkan pihak Belanda yang tidak mengira bahwa rakyat Indonesia memiliki kekuatan dan semangat perlawanan sebesar itu.

Secara psikologis, pertempuran ini meningkatkan semangat perjuangan rakyat Indonesia untuk melawan penjajah.

Hari Pahlawan kemudian ditetapkan pada tanggal 10 November sebagai penghormatan terhadap peristiwa tersebut.

Dalam aspek politik, pertempuran Surabaya menunjukkan kepada dunia bahwa rakyat Indonesia sangat serius dan berani dalam mempertahankan kemerdekaannya.

BACA JUGA :  Mengapa Air Zamzam Tidak Pernah Habis? Ini Penjelasan dari Sisi Keagamaan dan Ilmiah

Ini berdampak pada sikap beberapa negara, seperti Mesir, Australia, dan Amerika Serikat, yang mulai mendukung kemerdekaan Indonesia.

Secara militer, pertempuran ini memberikan pembelajaran penting bagi pasukan Indonesia untuk meningkatkan kemampuan dan kedisiplinan dalam bertempur dan bertahan.

Di sisi sosial, dampak dari pertempuran Surabaya melibatkan banyak korban jiwa dari kedua belah pihak, dengan sekitar 16.000 pejuang Indonesia dan 6.000 tentara sekutu yang tewas.

BACA JUGA :  Telaga Kautsar: Kenikmatan di Akhirat dan Golongan yang Tidak Diperbolehkan Mendekatinya

Selain itu, infrastruktur kota, terutama di Surabaya Selatan, mengalami kerusakan parah, menyebabkan ketidakstabilan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, kekurangan pangan dan sandang, serta meningkatnya tingkat kemiskinan. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================