
Selain pencarian dengan menyusuri aliran air, tim SAR gabungan berkoordinasi dengan warga sekitar dan aparatur wilayah untuk memantau dan memonitor apakah melihat ada orang terbawa arus air pada pukul 13.00 WIB.
“Kendalanya disini banyak gorong-gorong yang dilintasi aliran air tersebut, kami akan memastikan terlebih dahulu kepada saksi-saksi, apakah korban ini betul-betur terbawa arus dan berkoordinasi dengan aparatur wilayah, RT, RW yang dilintasi aliran air untuk melakukan pemantauan visual,” jelasnya.
Kendati demikian, menurut Maruli, setelah ditelusuri aliran air saat korban bekerja ternyata di hulu tepatnya aliran air Simpang Ciawi sedang dilakukan normalisasi sehingga Maruli menilai ada miss komunikasi antara petugas yang bekerja di lokasi kejadian dan di Simpang Ciawi.
“Setelah ditelusuri, adanya air bah ini berasal dari aliran air di Simpang Ciawi, setelah di cek ke lokasi memang benar sedang ada pekerjaan normalisasi. Mungkin tidak ada koordinasi antara yang dibawah (korban) dan diatas (Simpang Ciawi),” katanya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















