Mereka berkumpul untuk mencari siswa yang bersekolah di salah satu SMK kawasan Ciampea yang telah membacok teman sekolahnya, pada Rabu (2/12/2023) lalu.

Kemudian, 20 orang tersebut melakukan sweeping menggunakan tujuh motor menjelang Jumatan. Setelah itu, mereka bertemu dan membacok korban hingga tewas, padahal korban bukan merupakan sasaran mereka.

BACA JUGA :  Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Aripat Hari Ini 2026

“Dimana para pelaku menduga korban (MBS) adalah salah satu siswa yang disweeping,” tuturnya.

Teguh membeberkan bahwa, polisi mengetahui korban bukan sasaran pelaku dari identitas sekolahnya yang berbeda dari target sebenarnya.

BACA JUGA :  MSC 2026 Dimulai, Team Vitality Hadapi True Rippers

“Dari informasi yang kami dapatkan, indikasi pelaku salah sasaran. Karena korban bukan target pelaku,” katanya. ***

Penulis : Mutia Dheza Cantika

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================