Malware
Ilustrasi

BOGOR-TODAY.COMMalware yang baru ditemukan di perangkat Android dan diberi nama FjordPhantom telah mengincar korban di beberapa negara, termasuk Indonesia.

FjordPhantom menggunakan teknologi virtualisasi untuk menjalankan kode berbahaya, sehingga mampu menghindari deteksi keamanan di sistem Android.

Promon, pihak yang pertama kali menemukan malware ini, melaporkan bahwa FjordPhantom saat ini menyebar melalui email, SMS, dan aplikasi perpesanan yang ditargetkan pada aplikasi perbankan di Indonesia, Thailand, Vietnam, Singapura, dan Malaysia.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste Malam Ini, Garuda Muda Incar Tiket Semifinal AFF U-19 2026

Modus operandi FjordPhantom melibatkan tipuan terhadap korban agar mengunduh aplikasi perbankan yang tampak sah, namun sebenarnya berisi kode berbahaya yang beroperasi secara virtual untuk menyerang aplikasi perbankan asli yang dimiliki korban.

BACA JUGA :  Kemnaker Catat 23.470 Pekerja Terkena PHK hingga Mei 2026, Lebih Rendah dari Tahun Lalu

Laporan dari Beepingcomputer pada Jumat (8/12/2023) mengungkapkan bahwa malware ini bertujuan mencuri kredensial rekening bank online dan melakukan manipulasi transaksi dengan melakukan penipuan pada perangkat korban.

Kasus yang dicatat oleh Promon menunjukkan bahwa FjordPhantom berhasil mencuri sekitar US$280.000 dari satu korban.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================