
“Saya juga menginginkan titik-titik yang memiliki potensi kemacetan bisa berkurang. Jadi, selain didukung oleh fasilitas yang dihadirkan oleh pemerintah, maka harus tinggi pula kesadaran serta ketertiban masyarakatnya,” imbau dia.
Terkait pasca Jembatan Otista ini dibuka, sebelumnya Plt Kepala Dishub Kota Bogor Marse Hendra Saputra menuturkan, terkait implementasi Bogor Lancar.
Secara visi rasional dan fungsi jalan, setelah dibuka kembali Jembatan Otista, berdasarkan analisa manajemen rekayasa lalulintas, akan terjadi peningkatan secara kecepatan kendaraan yang melintas.
“Awalnya 16,89 kilometer perjam menjadi 28 kilometer perjam. Jarak tempuh jadi dari Tugu Kujang sampai ke titik jembatan, yang awalnya itu ditempuh 2 menit, tapi nanti bisa ditempuh dengan 1 menit 4 detik. Jadi memang dengan adanya pelebaran badan jalan, itu akan membuat efektifitas kelancaran lebih baik,” ungkap Marse kepada wartawan.
Marse melanjutkan, dengan catatan dan perubahan yang selama ini, titik parkir di bahu jalan sepanjang Otista kini ditiadakan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















