
Endah mengaku prihatin dengan kasus aborsi yang diduga dilakukan oleh ASN Kota Bogor, apalagi Kota Bogor baru saja meraih predikat Kota Layak Anak.
Namun selain itu, lanjutnya, kasus dugaan aborsi yang saat ini sedang ditangani pihak kepolisian juga mencederai visi Kota Bogor sebagai Kota Ramah Keluarga.
“Kalau begini, Kota Bogor belum ramah keluarga. Kami prihatin, artinya Pemkot Bogor tak bisa mengawasi dan mengedukasi pegawainya. Kami menyarankan setiap dinas membuat kegiatan kerohanian,” katanya.
Seharusnya, kata Endah, apabila Pemkot Bogor benar-benar ingin mengimplementasikan Perda Ketahanan Keluarga, mestinya segera dibuat Perwali untuk mengatur teknisnya.
“Kalau serius harusnya segera dibuat perwali nya, toh perda sudah disahkan,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















