
Di tempat yang sama, Pembina KMNU IPB University, Jaenal Effendi mengingatkan peserta tentang pesan-pesan pendiri NU yang harus diestafetkan. Poin-poin seperti pergerakan Nahdlatul Tujjar, pentingnya ilmu (Taswirul Afkar) dan semangat NU (Nahdlatul Wathon) menjadi fokus utama agar mahasiswa NU dapat menjadi penerus bangsa yang berkualitas.
Hal yang sama juga diungkapkan, Rektor IPB University, Arif Satria. Dimana ia menegaskan bahwa KMNU sebagai bagian dari proses pendidikan harus mampu merespons perubahan.
“Pendidikan di luar ruang kuliah dan kemahasiswaan dapat menjadi tempat untuk menghasilkan pemimpin yang memiliki adaptabilitas terhadap perubahan,” kata Arif menambahkan.
Dalam seminar nasional ini juga dihadirkan para pembicara. Sebut saja diantaranya Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Caswiyono Rusydie, Kepala Densus 88 Irjen. Pol. Sentot Prasetyo dan Asisten Direktur Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University, Alfian Helmi sebagai moderator.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















