
“Jauhilah syirik kecil!” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah syirik kecil itu?” Beliau menjawab, “Yaitu riya”. Pada hari pembalasan untuk segala yang dikerjakan oleh manusia Allah berkata, “Pergilah kepada orang-orang yang kalian ingin mereka melihat amal-amal kalian. Lalu lihatlah! Adakah pahala yang disediakannya?” (HR Ahmad [5/428, 429] dan Al-Baghawi [4135])
Mengerjakan amal ibadah dengan riya maupun sum’ah dilarang dan tergolong syirik kecil karena sama saja amal itu dikerjakan dengan mempersekutukan Allah SWT dengan seseorang. Yang mana harusnya suatu amal itu dilaksanakan hanya karena-Nya.
- Sedekah karena Terpaksa
Sedekah yang dilakukan karena terpaksa atau tidak ikhlas maka itu sia-sia. Amal sedekahnya akan batal dan tidak diterima oleh-Nya, begitu juga pahala sedekahnya akan gugur.
Ini karena segala amal ibadah termasuk sedekah harus dikerjakan dengan ikhlas demi mencari keridhoan Allah SWT semata. Maka jika sedekah dilakukan terpaksa, itu adalah percuma.
Allah SWT berfirman dalam Surat At-Taubah ayat 54:
Artinya: “Tidak ada yang menghalangi infak mereka untuk diterima kecuali karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang kufur kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka tidak melaksanakan sholat, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menginfakkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan (terpaksa).”
- Sedekah yang Diungkit-ungkit
Sedekah yang telah diberikan kepada orang lain lantas diungkit-ungkit kembali itu dilarang karena dapat melukai perasaan dan merendahkan penerimanya.
Selain itu, pahala sedekah akan gugur sehingga amal yang dilakukan sia-sia. Sebagaimana Surat Al-Baqarah ayat 264, Allah SWT berfirman:
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima). ”
- Sedekah dari Hasil yang Haram
Rizem Aizid dalam bukunya Di Bawah Naungan ‘Arsy, menjelaskan bahwa dilarang bersedekah dari harta yang dihasilkan dengan cara haram. Seperti harta hasil menipu, korupsi, pencurian, hingga bisnis narkoba.
Sesuai hadits Nabi SAW sebelumnya, Allah SWT hanya menerima sesuatu yang baik-baik. Selain itu, orang yang bersedekah dengan harta haram justru akan memperoleh dosa. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:
“Siapa saja yang mencari harta yang haram, lalu ia bersedekah dengan harta tadi, ia tidak akan mendapat pahala, tapi akan mendapat dosa atau siksa.” (HR Ibnu Rajab)
Itu dia tadi cirri-ciri sedekat tidak diterima. Ada baiknya kita bersedekah dengan ikhlas dan memperhatikan adab-adabnya agar memperoleh keutamaan amal sedekah.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















