Harus Tau! Ini Dia Ciri-ciri yang Menandakan Sedekahmu Tidak Diterima Allah SWT

Ciri-ciri yang Menandakan Sedekahmu Tidak Diterima Allah SWT

BOGOR-TODAY.COM – Salah satu amal sholeh yang dianjurkan untuk dikerjakan adalah bersedekah. Keutamaan bersedekah sangatlah banyak, seperti mendapat pahala besar dan mendapat naungan Allah SWT di akhirat.

Dalam Surat Al-Hadid ayat 7, Allah SWT berfirman:

Artinya: “Berimanlah kepada Allah dan Rasul-Nya serta infakkanlah (di jalan Allah) sebagian dari apa yang Dia (titipkan kepadamu dan) telah menjadikanmu berwenang dalam (penggunaan)-nya. Lalu, orang-orang yang beriman di antaramu dan menginfakkan (hartanya di jalan Allah) memperoleh pahala yang sangat besar.”

Adapun, dalam sebuah hadits, Rasul SAW bersabda,

“Sungguh, sedekah dapat menyelamatkan seseorang dari panasnya hari akhirat. Pada hari kiamat, setiap mukmin berteduh di bawah naungan sedekahnya.” (Hadits dalam kitab al-Silsilah al-Shahihah)

Akan tetapi, muslim harus berhati-hati karena ada beberapa hal yang membuat sedekah tidak diterima Allah SWT.

Ini dia ciri-ciri yang dimana sedekah kita tidak diterima Allah SWT. Berikut di bawah ini.

Ciri-ciri Sedekah Tidak Diterima Allah SWT

  1. Sedekah dengan Harta yang Haram

Muslim yang bersedekah dengan harta haram maka ia termasuk orang merugi. Karena, harta yang halal dan baik adalah sebab diterimanya sedekah. Dan Allah SWT hanya menerima dari yang baik-baik.

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Tidaklah seseorang bersedekah dengan harta yang baik, dan Allah tidak akan menerima kecuali yang baik-baik, melainkan Allah akan mengambil dengan tangan kanan-Nya. Jika itu berupa sebutir kurma, niscaya ia akan tumbuh di telapak tangan Allah hingga menjadi lebih besar daripada gunung. Sebagaimana seseorang di antara kamu menyemai benihnya atau memelihara anak unta.” (HR Ahmad [II/538], Nasa’i [V/5], Tirmidzi [661], dan Ibnu Majah [1842])

BACA JUGA :  Kenali Gejala Kanker Usus Besar dan Pentingnya Menjaga Kesehatan Pencernaan

Ini termasuk bersedekah dengan barang yang haram secara zat, seperti daging babi. Mengutip buku Fiqh Muamalat karya Abd. Rahman Ghazaly, bersedekah dengan barang tersebut tidak diterima Allah SWT karena amal sedekahnya menjadi haram.

  1. Sedekah karena Riya atau Pamer

Sedekah dengan tujuan pamer, ingin dipuji, ingin dilihat orang lain (riya), maupun ingin didengar orang (sum’ah) juga tidak akan diterima dan mampu menggugurkan pahalanya.

Di sisi lain, riya termasuk syirik kecil dan ini adalah hal yang harus muslim hindari. Diriwayatkan dari Mahmud bin Lubaid, Rasul SAW bersabda:

“Jauhilah syirik kecil!” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah syirik kecil itu?” Beliau menjawab, “Yaitu riya”. Pada hari pembalasan untuk segala yang dikerjakan oleh manusia Allah berkata, “Pergilah kepada orang-orang yang kalian ingin mereka melihat amal-amal kalian. Lalu lihatlah! Adakah pahala yang disediakannya?” (HR Ahmad [5/428, 429] dan Al-Baghawi [4135])

Mengerjakan amal ibadah dengan riya maupun sum’ah dilarang dan tergolong syirik kecil karena sama saja amal itu dikerjakan dengan mempersekutukan Allah SWT dengan seseorang. Yang mana harusnya suatu amal itu dilaksanakan hanya karena-Nya.

  1. Sedekah karena Terpaksa

Sedekah yang dilakukan karena terpaksa atau tidak ikhlas maka itu sia-sia. Amal sedekahnya akan batal dan tidak diterima oleh-Nya, begitu juga pahala sedekahnya akan gugur.

Ini karena segala amal ibadah termasuk sedekah harus dikerjakan dengan ikhlas demi mencari keridhoan Allah SWT semata. Maka jika sedekah dilakukan terpaksa, itu adalah percuma.

BACA JUGA :  7 Cara Bijak Menghadapi Sikap Meremehkan dari Orang Lain

Allah SWT berfirman dalam Surat At-Taubah ayat 54:

Artinya: “Tidak ada yang menghalangi infak mereka untuk diterima kecuali karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang kufur kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka tidak melaksanakan sholat, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menginfakkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan (terpaksa).”

  1. Sedekah yang Diungkit-ungkit

Sedekah yang telah diberikan kepada orang lain lantas diungkit-ungkit kembali itu dilarang karena dapat melukai perasaan dan merendahkan penerimanya.

Selain itu, pahala sedekah akan gugur sehingga amal yang dilakukan sia-sia. Sebagaimana Surat Al-Baqarah ayat 264, Allah SWT berfirman:

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima). ”

  1. Sedekah dari Hasil yang Haram

Rizem Aizid dalam bukunya Di Bawah Naungan ‘Arsy, menjelaskan bahwa dilarang bersedekah dari harta yang dihasilkan dengan cara haram. Seperti harta hasil menipu, korupsi, pencurian, hingga bisnis narkoba.

Sesuai hadits Nabi SAW sebelumnya, Allah SWT hanya menerima sesuatu yang baik-baik. Selain itu, orang yang bersedekah dengan harta haram justru akan memperoleh dosa. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa saja yang mencari harta yang haram, lalu ia bersedekah dengan harta tadi, ia tidak akan mendapat pahala, tapi akan mendapat dosa atau siksa.” (HR Ibnu Rajab)

Itu dia tadi cirri-ciri sedekat tidak diterima. Ada baiknya kita bersedekah dengan ikhlas dan memperhatikan adab-adabnya agar memperoleh keutamaan amal sedekah.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================