
Di tempat yang sama, Ketua Pengda I.N.I Kota Bogor, Samsuri mengatakan, perkembangan ekonomi syariah yang semakin pesat menjadi latar belajar Pengda I.N.I Kota Bogor mengadakan pelatihan perbankan syariah.
Pada pelatihan ini para peserta akan mendapatkan materi yang bisa dipelajari untuk menghasilkan akta-akta perbankan syariah yang benar.
“Kesempatan ini jangan disia-siakan agar pulang dari pelatihan bisa mendapatkan manfaat dan dampak yang sangat bagus dalam menjalankan tugas dan jabatannya sebagai notaris, terutama bagi notaris yang rekanan dengan perbankan syariah,” tutur dia.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, mewujudkan kota dengan keuangan yang sehat tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Pemerintah perlu melakukan kolaborasi, semakin bisa berkolaborasi dan semakin banyak inovasi semakin sehat keuangannya.
“Di Kota Bogor data-data menunjukkan kondisi keuangan sehat, lebih sehat dari rata-rata Jabar dan pusat. Komposisi PAD Kota Bogor 42 persen dari APBD. Dari komposisi itu 30 persennya dari BPHTB,” katanya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















