Ayah di Labuhanbatu Bacok Anak Gegara Melawan saat Dilerai dengan Adik

ilustrasi pembacokan

BOGOR-TODAY.COM – Seorang ayah berinisial SS (46) membacok anaknya sendiri yang berinisial FS (22) di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut). Hal itu dilakukan pelaku karena kesal korban melawannya saat tengah melerai korban yang bertengkar dengan adiknya.

Peristiwa itu terjadi di rumah korban dan pelaku di Jalan Padat Karya, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (7/3/2024) malam. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek pada bagian lehernya. Hal itu dikatakan Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Parlando Napitupulu.

BACA JUGA :  Disdik Kabupaten Bogor Siapkan Beasiswa untuk 17.000 Siswa Kurang Mampu

“Pelaku ayah kandung (korban) berinisial SS,” jelas Parlando, Jumat (8/3).

Parlando mengatakan kejadian itu berawal saat korban bertengkar dengan adiknya, JAS. Lalu, pelaku datang untuk memisahkan kedua anaknya itu.

Namun, saat itu, korban melawan karena tidak terima dilerai oleh ayahnya. Alhasil, pelaku emosi dan mengambil parang yang berada di dekatnya lalu membacok korban.

“Tidak terima dilerai oleh pelaku selaku ayahnya, hingga FS melawan ayahnya. Melihat senjata tajam berupa parang di dekat mereka, pelaku mengambil parang bergagang kayu itu dan membacok leher korban FS sebelah kiri,” ujarnya.

BACA JUGA :  Penyakit Jantung Kini Tak Lagi Identik dengan Usia Tua, Kasus pada Usia Muda Semakin Meningkat

Setelah kejadian itu, korban dilarikan oleh tetangganya ke RSUD Rantauprapat, sedangkan pelaku langsung menyerahkan diri ke Polres Labuhanbatu. Kemudian, petugas kepolisian pun menuju lokasi kejadian dan mengamankan parang yang dipergunakan pelaku, sebagai barang bukti.

“Setelah kejadian langsung pelaku SS menyerahkan diri ke Polres Labuhanbatu, Atas perbuatannya melakukan penganiayaan, pelaku SS dikenakan Pasal 351 KUHPidana,” pungkasnya.(NET*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================