Gandeng Pemdes Sadeng, Relawan Sahaja Berbagi Kebahagiaan Bersama 253 Anak Yatim

SADENG
FOTO : IST

BOGORTODAY.COM Sahabat Jaro Ade (Sahaja) Kecamatan Leuwisadeng gandeng  Pemerintahan Desa (Pemdes) Sadeng, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. mengadakan buka puasa bersama dan santunan kepada ratusan anak yatim.

Kegiatan tersebut berlangsung di masjid raya Paku Desa Sadeng, yang turut dihadiri perangkat desa, Muspika Kecamatan Leuwisadeng yang diwakili oleh Danramil, MUI dan tokoh masyarakat sedesa Sadeng serta relawan Sahaja.

“Kita melaksanakan buka puasa bersama (Bukber) dan santunan 253 anak yatim, juga acara silaturahmi bersama perangkat desa serta tokoh masyarakat sedesa Sadeng,” kata Kepala Desa Sadeng H Yanuar Lesmana. Sabtu (6/4/2024).

Dia menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan dan perhatian dari relawan Sahaja yang menggandeng  pemerintahan desa (Pemdes) Sadeng untuk mendukung perjalanan pendidikan dan kesehatan anak-anak yatim.

BACA JUGA :  SOLUSI AGAR GURU BEBAS DARI PINJOL

Kegiatan ramadhan berbagi kebaikan ini juga setiap tahun dilakukan, dengan harapan dapat memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim di Desa Sadeng.

“Mudah-mudahan santunan yang disalurkan bisa memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, dalam menghadapi hari Raya Idul Fitri mendatang,” jelasnya.

Dia meyebut, momen Ramadhan ini sangat tepat yang mana diisi dengan kegiatan yang positif sebagai bentuk peduli sesama menyantuni anak yatim.

Selain itu bantuan terhadap anak yatim dapat mendukung perjalanan pendidikan mereka, Hal ini merupakan langkah konkret untuk memberikan dukungan bagi masa depannya.

BACA JUGA :  Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bogor, Sabtu 18 Mei 20249

Sahaja Kecamatan Leuwisadeng menggandeng pemerintahan desa Sadeng untuk peduli dan berbuat baik kepada anak anak yatim untuk berfokus kepada pendidikan dan kesehatan,” tegas H Yanuar Lesmana yang biasa di panggil H Batak ini.

Selain perhatian santunan yatim, kata dia kesehatan dan pendidikan juga dijamin oleh kepala desa.

Mulai dari sekolah menengah pertama (SMP) dan SMK mereka di gratiskan di sekolahan yayasan Pancabakti yang juga  yayasan tersebut merupakan milik dari keluarga kepala Desa Sadeng yang sudah berjalan sekitar enam tahun.

============================================================
============================================================
============================================================