
Sebanyak 124 peserta dibagi menjadi dua kelompok. Setiap hari, satu kelompok disuguhi sekitar 340 gram minuman apel kaya polifenol, sementara kelompok lainnya mengonsumsi minuman tanpa polifenol. Hasilnya, setelah 12 minggu, area lemak visceral (VFA) di kelompok yang mengkonsumsi minuman apel menurun secara signifikan.
Polifenol adalah senyawa tumbuhan alami yang terkandung dalam berbagai buah dan sayuran. Apel digunakan dalam studi sebab buah ini dianggap sebagai sumber senyawa yang sangat baik.
Faktor Lain dari Apel dalam Penurunan Berat Badan
- Kaya Serat Pektin
Apel kaya akan serat, terutama serat pektin. Manfaatna adalah meningkatkan metabolisme, melancarkan pencernaan, dan mengatur kadar gula darah. Menurut laman organica, hal ini bisa membuat rasa kenyang lebih lama.
- Rendah Kalori
Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu porsi apel 100 gram hanya mengandung 50 kalori. Hal ini membuat apel bekerja dengan baik dalam diet penurunan berat badan.
- Kadar Air Tinggi
Apel berukuran sedang mengandung kadar air sebanyak 85%. Sifat ini menjadikan apel sebagai buah yang sehat dan mudah dicerna, sehingga bisa membantu menurunkan berat badan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















