Ribuan Warga Serukan DOB Bogor Barat di Leuwiliang, Dihadiri Pj Bupati dan Jaro Ade

Halalbihalal akbar masyarakat wilayah Bogor Barat, Kabupaten Bogor.

BOGOR-TODAY.COM – Ribuan warga Bogor Barat dari 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor, memadati acara halalbihalal Akbar yang di konsolidasikan oleh panitia persiapan Daerah Otonomi Baru (DOB) untuk pemekaran Bogor Barat.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu, dan Pj Bupati Ciamis Engkus Sutisna serta tokoh masyarakat Bogor Barat. Kegiatan berlangsung di Gedung SBS Premier Venue, Jalan Raya Lingkar Leuwiliang, pada Sabtu (18/5/2024).

Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengatakan, bahwa persiapan pemekaran Bogor Barat yang dibingkai dengan kegiatan halalbihalal akbar ini, merupakan bagian dari upaya bersama untuk mempererat hubungan dengan sesama warga, khususnya masyarakat Bogor Barat.

“Ini menyatukan kekuatan terutama terkait dengan usulan 24 tahun lalu yang sudah di usulkan Bogor Barat ini menjadi daerah otonomi baru,” katanya.

Dijelaskannya, ada ketentuan dan peraturan dalam moratorium tersebut, karena pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama mendorong. Wilayah Bogor Barat sangat luas, karena potensinya sangat besar, termasuk jumlah penduduknya.

“Pemekaran ini bukan lagi menjadi keinginan, tetapi sudah kebutuhan dalam rangka efektivitas dan efisiensi penyelanggaraan pemerintah,” jelasnya.

BACA JUGA :  Korsleting Listrik Lumat Rumah di Desa Pasarean Bogor

Maka kata dia, dalam hal ini pihaknya akan memberikan dukungan dari sisi administrasi, termasuk kebijakan, dan mengingatkan seluruh pemangku kepentingan untuk bersatu.

“Saya pikir semangat dalam halalbihalal Akbar ini menunjukan kesiapan wilayah Bogor Barat siap mekar menjadi otonom baru,”

Sementara itu, Tokoh Bogor Barat, Jaro Ade yang juga merupakan calon Bupati Bogor, sangat mengapresiasi pihak-pihak yang terlibat dalam hal ini, ketua panitia dan ketua persiapan pemekaran Bogor Barat untuk kegiatan Halalbihalal akbar.

“Kita juga apresiasi kepada Pj Bupati Bogor yang telah hadir dan memberikan saran dan masukan termasuk ide dan gagasan karena Pj Bupati salah satu pejabat di Kemendagri,” katanya.

Dia menyatakan, bahwa masalah pemekaran Bogor Barat secara politis tahapan demi tahapan sudah selesai sesuai dengan regulasi aturan dan perundang-undangan. Bogor Barat itu menjadi hak prerogatif pemerintah atau eksekutif yaitu presiden melalui Kemendagri.

“Terkait dengan semangat pemekaran Bogor Barat hari ini mendapat respons baik dari PJ Bupati. Tentu secara politis semua partai politik terutama anggota DPR-RI dari kabupaten Bogor sudah bulat semua nya mendukung pemekaran Bogor Barat maupun Bogor Timur,” ujarnya.

BACA JUGA :  Rutin Konsumsi Semangka Berpotensi Menjaga Kesehatan Jantung, Ini Penjelasannya

Jadi, menurut dia, saat ini keadaan Bogor Barat hanya dihalangi oleh moratorium, jadi kalau masih ada moratorium maka akan bersifat administratif, proses pemekaran.

Karena kebetulan sudah menjadi ranahnya Kemendagri. Namun, semangat pemekaran di Kabupaten Bogor kata dia, pihaknya mengajak untuk bersama-sama terutama kepada pihak eksekutif maupun legislatif.

“Kita tinggal memulai dari pembangunan, sarana dan prasaran yang perlu dibangun agar memenuhi persyaratan dikala nanti moratorium di buka. Jadi fasilitas sarana dan prasarana sudah siap dari mulai insfratruktur,” tuturnya.

Dalam hal ini, Jaro Ade yakin di dalam komitmen yang dibangun oleh para calon presiden yaitu Prabowo dan Gibran punya komitmen yang sama, terkait dengan wilayah DOB bukan hanya di Bogor Barat tetapi seluruh Indonesia.

“Tujuannya satu kita semua ingin ada percepatan DOB pembangunan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================