
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, R. Vini Adiani Dewi mengatakan, inovasi SiGardaMas tersebut bukan hanya mimpi Direktur dan jajaran RSUD Ciawi, tapi juga mimpinya.
“Mimpi saya ingin di kota dan kabupaten serta provinsi ada satu pusat layanan rujukan yang bisa mengatur, bisa dengan cepat dan tepat dalam memberikan layanan responsif kepada masyarakat. Alhamdulillah baru Kabupaten Bogor melalui RSUD Ciawi yang memulai ini,” kata Vini.
Berikutnya, Direktur RSUD Ciawi, Fusia Meidiawaty menjelaskan, SiGardaMas merupakan jawaban atas tantangan besar dalam sistem rujukan kegawatdaruratan yang sering kali dihadapi. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung dan memanfaatkan teknologi modern. SiGardaMas bertujuan untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan penanganan kegawatdaruratan.
“Inisiatif ini diharapkan akan membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat kita, khususnya dalam situasi-situasi yang memerlukan penanganan cepat dan tepat,” jelas Fusia.
Fusia menuturkan, kegiatan launching SiGardaMas menjadi bentuk keseriusan kami untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan berkolaborasi bersama Puskesmas dan ambulans desa. Karena pada dasarnya tujuan Puskesmas, ambulans desa, dan rumah sakit adalah sama, yaitu membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan kesehatannya.
“Setelah acara launching hari ini, kami berharap SiGardaMas dapat segera berjalan dan dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Bogor, sehingga masyarakat Kabupaten Bogor dapat merasakan manfaat langsung dari sistem rujukan gawat darurat yang lebih cepat, tepat, dan efisien,” tutur Fusia. (*/ Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















