Kebakaran Hanguskan Rumah Pedagang Pentol di Tanah Laut, Uang Rp40 Juta Raib

BOGORTODAY.COM – Telah terjadi kebakaran menghanguskan rumah beserta isinya di Gang Madu RT 17, Jalan Ambawang, Kelurahan Sarang Halang, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, pada Senin (16/9/2024) malam.

Saat kejadian pemilik rumah sedang mengantar pentol di Desa Tajau Pecah. Sementara itu, istrinya, Sa’diah bersama kedua anak mereka berusia 9 tahun dan 10 bulan berada di dalam rumah. Hal itu dikatakan Ahmad Jainudin, pemilik rumah.

“Saya mendapat kabar dari istri kalau rumah terbakar. Setibanya di rumah, api sudah membesar dan menghanguskan semua barang-barang kami,” ujar Ahmad dengan nada sedih.

BACA JUGA :  ABPEDNAS Tembus 100 Ribu Anggota, Momentum Hari Lahir Pancasila Perkuat Peran Desa

Dari cerita Sa’diah, pertama kali dia menyadari bahwa adanya kebakaran rumahnya saat mendengar suara mencurigakan dari samping rumah. Saat dicek, kata dia api sudah berkobar dengan cepat.

Bersama kedua anaknya, dia berusaha menyelamatkan diri dengan keluar melalui pintu samping. “Untungnya kami bisa selamat, tapi semua harta benda kami ludes terbakar. Termasuk uang tunai Rp40 juta yang rencananya digunakan untuk membangun rumah,” ucap Sa’diah.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian berusaha semaksimal mungkin untuk memadamkan api. Namun, karena bangunan rumah sebagian besar terbuat dari kayu dan seng, api dengan cepat melalap seluruh bagian rumah.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Apresiasi Bogor Hujan Trail Dorong Sport Tourism dan Penguatan UMKM

Usai kejadian ini, keluarga Ahmad Jainudin terpaksa mengungsi ke rumah kerabat yang berada di samping rumahnya. Berbagai bantuan mulai berdatangan dari masyarakat sekitar maupun pihak lain, termasuk salah satu bakal calon Bupati Tanah Laut.

Sampai saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan polisi. Dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh arus pendek (korsleting) listrik.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================