
Adapun rencana operasi SAR selanjutnya tim SAR gabungan dibagi menjadi 5 SRU diantaranya melakukan penyisiran dipermukaan air menggunakan RIB seluas 4NM.
“Penyisiran menggunakan LCR seluas 2 NM, penyisiran menggunakan perahu katir relawan kemiren seluas 2 NM, dan penyisiran darat sejauh 3 km ke arah selatan dan 2 km ke arah utara dengan berjalan kaki,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, dua remaja asal Kelurahan Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan, dilaporkan hilang terseret arus saat bermain di Pantai Kemiren, Kabupaten Cilacap. Keduanya merupakan Kakak-Adik.
Kepala Kantor SAR Cilacap, M Abdullah menjelaskan pihaknya mendapat laporan adanya dua orang terseret arus pada sore tadi.
“Telah terjadi kondisi membahayakan manusia (kmm) dua orang anak terseret ombak hingga ke tengah laut sekitar pukul 17.15 WIB,” kata Abdullah dalam siaran persnya, Jumat (20/9).
Dari keterangan saksi, kejadian bermula dari lima orang anak sedang bermain di sekitar Pantai Kemiren. Tiba-tiba ombak besar datang menyeret Mukti (12).
“Kakaknya bernama Zidan berusaha menolong namun tidak terselamatkan. Sehingga keduanya ikut terseret ombak,” terangnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















