Revitalisasi Pasar Merdeka, Perumda PPJ Pindahkan Pedagang ke Tempat Penampungan Sementara

Jenal menjelaskan, bahwa Kota Bogor akan memiliki pasar baru dalam waktu satu tahun atau paling lama 18 bulan, tanpa dukungan dari para pedagang yang merupakan aset PPJ, ini semua akan gagal. PPJ sangat membutuhkan sinergi dan kerjasama dengan seluruh pedagang untuk menyusun program revitalisasi ini.

“Ya, untuk pengaturan pedagang sementara pindah ke TPS harus dengan tertib dan teratur, tentunya ada panitia yang mengatur. TPS ini adalah tempat yang dibuatkan oleh investor dan gratis, pedagang tidak membayar sewa untuk masuk ke sini. Untuk masuk ke TPS ini, syarat nya adalah pedagang eksisting atau yang sudah berdagang lama. Masuk ke penampungan, kemudian dilakukan pendataan, setelah pasar selesai dibangun mari pindah ke pasar baru,” jelasnya.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Tegaskan Skywalk Tegar Beriman Simbol Kolaborasi dan Infrastruktur Inklusif

Jenal juga mengatakan, jajaran PPJ mempersiapkan pelayanan, kedepan adalah pelayanan untuk meningkatkan kesejahteraan para pedagang.

“Kami butuh masukan dari pedagang, butuh kerjasama dan mohon bersabar selama pembangunan masih bisa berdagang. Terimakasih atas kerjasamanya,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Semarakkan HJB ke-544, Perumda PPJ Gelar Bazar Ekonomi Kerakyatan Sepekan Penuh di Blok F Trade Center

Diketahui pembagian TPS hadir Dirut PT FAM Firman, kepala keamanan Jack Tanjung dan jajaran PPJ. TPS dibangun oleh pihak investor yaitu PT FAM, sekitar 300 lapak. Untuk targetnya pembangunannya dimulai November 2024 mendatang. Anggaran yang dibutuhkan untuk revitalisasi disebut mencapai Rp50 miliar. Revitalisasi pasar ini diprediksi selesai pada 2026 mendatang.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================