
Kemudian, lanjut Rena, upaya kedua dengan menyiapkan Rumah UMKM di setiap kecamatan. Tujuannya agar pelaku UMKM tak lagi bingung dengan tempat memamerkan barang produksinya.
“Biasanya jadi problematika juga mengenai lokasi pemasaran hasil produksi UMKM. Apalagi jika ada tempat tetapi dibebankan biaya sewa. Pasti membuat pelaku UMKM keberatan,” imbuh Rena.
Menurutnya, kehadiran Rumah UMKM di setiap kecamatan di Kota Bogor dapat memenuhi keinginan para pelaku usaha mengenai tempat yang terjangkau untuk menjual hasil produksinya tanpa biaya sewa.
Rena mengatakan, bahwa pihaknya siap untuk menghadirkan Pasar Weungi di Kota Bogor sebagai sebuah festival malam yang meriah untuk memamerkan berbagai produk UMKM yang menjadi cirikhas Kota Bogor.
Pasar Weungi hanya akan menjual produk-produk UMKM agar dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja bagi warga.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















