Warga Kecewa, Kepala Desa Kampung Baru Jombang Gadaikan Ambulans untuk Lunasi Utang Pribadi

Hal ini semakin memperburuk citra pemerintah desa di mata masyarakat, yang merasa tidak mendapat perhatian atau pelayanan yang layak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Jombang, Solahudin Hadi Sucipto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait masalah ini. Dinas tersebut segera menindaklanjuti laporan warga dan kasus ini pun dilaporkan ke Camat Plandaan untuk ditindaklanjuti.

Camat Plandaan dijadwalkan akan memanggil GAS untuk dimintai keterangan lebih lanjut mengenai tindakan yang telah dilakukannya.

“Kami sudah menerima laporan terkait penggadaian ambulans desa ini. Camat Plandaan akan memanggil kepala desa untuk dimintai penjelasan. Jika terbukti, kami tidak akan segan untuk mengambil tindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujar Solahudin.

BACA JUGA :  IGI Dorong Stasiun Pengisian Daya untuk Motor Listrik Hibah BGN

Masyarakat Kampung Baru sangat berharap agar kasus ini segera mendapat perhatian serius dari pihak berwenang, dan agar GAS dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ambulans desa yang selama ini sangat dibutuhkan oleh warga untuk keperluan medis harus segera dikembalikan, dan aparat desa diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan transparan ke depannya.

Tindakan kepala desa yang menggadaikan aset publik untuk urusan pribadi ini menjadi contoh buruk bagi pemerintahan desa. Warga menginginkan agar masalah ini dapat diselesaikan dengan adil, dan agar kepercayaan terhadap pemerintah desa dapat dipulihkan.

BACA JUGA :  5 Makanan yang Bisa Merusak Tulang, Harus Diwaspadai!

Dengan adanya kasus ini, diharapkan pemerintah kabupaten dan kecamatan dapat lebih ketat dalam melakukan pengawasan terhadap kepala desa dan perangkat desa, serta memastikan bahwa aset desa digunakan semestinya untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================