
Namun, pernyataan Sanda tersebut tidak diterima dengan baik oleh para pengunjuk rasa. Mereka menuntut agar tindakan segera diambil, tanpa perlu ada proses yang dianggap hanya akan memakan waktu dan berpotensi menunda penegakan hukum.
“Kami minta sekarang juga Jovita ini dipanggil, dipecat. Kami gak mau ada proses, karena kalau ada proses, kita sudah tahu hasilnya seperti apa,” sergah salah seorang peserta aksi dengan suara keras.
Meski desakan dari peserta aksi semakin kuat, Sanda Aditya Pradana berusaha tenang dan menjaga suasana tetap kondusif. Ia meyakinkan peserta aksi bahwa Bawaslu Jember akan segera menindaklanjuti kasus ini bersama dengan beberapa komisioner Bawaslu setempat.
“Kami akan memastikan proses ini berjalan dengan transparan. Jika memang terbukti bersalah, tindakan tegas akan diambil sesuai ketentuan yang ada,” tegas Sanda.
Setelah beberapa waktu bernegosiasi, pihak Bawaslu akhirnya sepakat untuk melanjutkan investigasi terhadap dugaan pelanggaran yang terjadi. Mereka juga berjanji untuk melibatkan komisioner Bawaslu lainnya dalam penanganan kasus ini.
Meskipun ada jaminan bahwa perkara ini akan ditindaklanjuti, banyak peserta aksi yang tetap merasa khawatir proses tersebut tidak akan berjalan dengan maksimal.
Mereka meminta agar Bawaslu tidak hanya memberi teguran ringan, tetapi memberikan sanksi yang tegas dan adil agar kepercayaan publik terhadap lembaga penyelenggara pemilu tetap terjaga.
Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap integritas pemilu, AMP2J menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal proses ini dan memastikan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap para pelaku pelanggaran, demi menjaga kualitas demokrasi di Jember.
Aksi ini menandai meningkatnya kesadaran masyarakat Jember akan pentingnya pemilu yang jujur dan adil.
Desakan untuk memecat Jovita dan memberi sanksi tegas kepada penyelenggara pemilu yang melanggar etika menjadi sorotan utama dalam aksi tersebut.
Para peserta aksi berharap Bawaslu Jember segera menuntaskan perkara ini dengan langkah yang tegas, agar Pemilu 2024 dapat berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang sehat dan berintegritas.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















