Lansia Hilang Tenggelam di Sungai Cipelang, Pencarian Masih Berlanjut

Lansia Hilang Tenggelam di Sungai Cipelang, Pencarian Masih Berlanjut

BOGORTODAY.COM – Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial AS, warga Kampung Bojong Loa, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Cipelang pada Kamis (14/11/2024). Hingga pukul 16.00 WIB, keberadaan korban masih belum diketahui, dan pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan.

Kasubsi Pengelola Informasi Dokumentasi dan Multimedia (PIDM) Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin, mengungkapkan bahwa korban dilaporkan hilang oleh keluarganya pada pagi hari. Setelah mendapatkan laporan tersebut, keluarga dan warga setempat segera melakukan pencarian.

Ketua RW setempat, AY (59), menjadi saksi pertama yang melihat korban terbawa arus di Sungai Cipelang. “Saya melihat korban hanyut di sungai. Sempat panik dan segera mencari pertolongan kepada warga lainnya,” ujar AY.

Dari keterangan keluarga dan warga, diketahui bahwa AS memiliki gangguan mental atau jiwa yang sudah lama, yang mungkin menjadi faktor penyebab ia terjatuh atau hanyut di sungai.

BACA JUGA :  Wali Murid di Sukaraja Keluhkan Sistem SPMB Kabupaten Bogor 2026

Setelah laporan dari Ketua RW, pencarian korban pun semakin meluas. Tim SAR gabungan dari Basarnas Sukabumi dan sejumlah pihak terkait diterjunkan untuk mencari keberadaan AS. Kepala Pos Basarnas Sukabumi, Suryo Adianto, menjelaskan bahwa proses pencarian dilakukan dengan menggunakan berbagai metode.

“SRU (Search and Rescue Unit) I melaksanakan pencarian menggunakan alat aqua eye sejauh 200 meter. SRU II melaksanakan pencarian menggunakan perahu sepanjang 2 kilometer, sementara SRU III menggunakan drone untuk memantau kawasan sungai sejauh 300 meter,” ujar Suryo.

Pencarian dilakukan dengan cermat untuk menjangkau seluruh area yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam. Meski telah dilakukan pencarian dengan beberapa cara, hingga sore hari, keberadaan korban belum juga ditemukan.

Namun, pencarian terpaksa dihentikan sementara pada pukul 16.30 WIB karena hujan deras yang turun di sekitar area Sungai Cipelang. Tim SAR memutuskan untuk menghentikan sementara operasi pencarian demi keselamatan personel yang terlibat.

BACA JUGA :  Muhammadiyah Tegaskan Komitmen Dukung Program MBG, Fokus pada Gizi dan Generasi Unggul

“Karena cuaca yang tidak mendukung, operasi pencarian dihentikan sementara. Kami akan melanjutkan pencarian setelah kondisi cuaca membaik dan memungkinkan tim untuk kembali melanjutkan pencarian dengan lebih efektif,” tambah Suryo.

Proses pencarian korban akan dilanjutkan dalam beberapa jam ke depan setelah memantau situasi cuaca dan kondisi lokasi di sekitar Sungai Cipelang. Pihak kepolisian dan Basarnas memastikan akan terus berusaha mencari korban, dan masyarakat setempat turut diimbau untuk tetap tenang serta menjaga koordinasi selama proses pencarian berlangsung.

Pihak berwenang berharap, dengan adanya tim SAR gabungan yang dilengkapi dengan peralatan canggih, korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Namun, hingga saat ini, pencarian terus dilaksanakan dengan penuh kewaspadaan dan kehati-hatian.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================