JLS Kelok Sembilan Amblas, Akses ke Pantai Selatan Malang Terputus

BOGORTODAY.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Malang dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan bencana alam.

Salah satu yang paling parah adalah amblasnya Jalur Lintas Selatan (JLS) Kelok Sembilan di Dusun Panggungwaru, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (11/12), mengakibatkan akses menuju Pantai Selatan Malang terputus total.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan cukup parah.

“Jalur Lintas Selatan atau JLS Kelok Sembilan mengalami kerusakan, berupa retakan dan longsor. Dampaknya akses utama tertutup total dan tidak bisa dilewati kendaraan,” ujarnya.

Panjang ruas jalan yang amblas diperkirakan mencapai 50 meter. Aspal terlihat retak dan pecah parah, bahkan sebagian badan jalan sudah longsor. Kondisi ini membuat jalan tidak dapat dilalui oleh kendaraan sama sekali.

BACA JUGA :  AS-Iran Capai Kesepakatan Baru, Gencatan Senjata Diperpanjang dan Selat Hormuz Segera Dibuka

Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa (10/12) sore hingga Rabu dini hari menjadi penyebab utama terjadinya longsor.

Intensitas hujan yang tinggi membuat tanah tidak mampu menahan beban air sehingga terjadi pergerakan tanah yang mengakibatkan kerusakan pada jalan.

Terputusnya akses jalan ini tentu berdampak besar bagi masyarakat sekitar, terutama mereka yang bergantung pada jalur tersebut untuk beraktivitas sehari-hari. Selain itu, para wisatawan yang hendak menuju Pantai Selatan Malang juga terkendala akibat kejadian ini.

Pemerintah Kabupaten Malang telah melaporkan kejadian ini kepada Perencana dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) untuk segera dilakukan penanganan.

BACA JUGA :  Jaro Ade Resmi Buka Turnamen Golf Bergengsi HJB ke-544 di Gunung Putri

“Laporannya ini supaya langsung tindak lanjut pembenahan jalan nasional tersebut,” ujar Sadono Irawan.

Sementara itu, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Masyarakat diimbau untuk mencari jalur alternatif dan selalu berhati-hati saat berkendara.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi kita semua akan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam, terutama saat musim hujan.

Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi cuaca terkini dan mewaspadai potensi bencana seperti longsor, banjir, dan tanah bergerak.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================