
Danramil Bukateja, Kapten Sutarno, menjelaskan bahwa upaya bersama ini merupakan tindakan tanggap darurat yang harus dilakukan untuk menanggulangi dampak banjir yang terjadi akibat jebolnya tanggul.
“Kami bersama-sama melakukan penanganan banjir akibat tanggul jebol,” ujar Sutarno di lokasi kejadian.
Meski banjir menyebabkan kerusakan material, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. BPBD Purbalingga masih melakukan pendataan terkait kerugian materiil yang ditimbulkan akibat banjir tersebut.
Pemerintah daerah dan pihak berwenang juga telah mengingatkan agar warga tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi melanda kawasan tersebut.
Upaya penanganan banjir terus dilakukan, dan BPBD bersama instansi terkait berkomitmen untuk meminimalisir dampak lebih lanjut dari bencana ini, sembari melakukan perbaikan terhadap tanggul irigasi yang jebol.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















