
“Artinya visi misi Dedie-Jenal itu sudah sesuai dengan sejumlah program Pemkot Bogor. Jadi tinggal penyesuaian saja. Ketika nanti Wali Kota dan Wakil Wali Kota dilantik, jadi langsung bisa berlari bekerja, karena sudah disiapkan oleh tim transisi ini,” tandasnya.
Ketua tim transisi, Sopian mengatakan, komunikasi bersama Pemkot ini merupakan lanjutan dari beberapa kali pertemuan. Memang tim transisi ini disiapkan, agar ketika nanti Wali Kota dan Wakil Wali Kota dilantik, langsung bekerja. Sesuai dengan visi misi Dedie dan Jenal, memang program-program yang dilaksanakan Pemkot saat ini sudah sesuai dengan visi misi Dedie-Jenal.
“Tim transisi bertugas untuk memastikan program yang dijalankan oleh Pemkot Bogor sesuai dengan visi misi Dedie-Jenal. Kami tinggal berkomunikasi intensif dengan para OPD dan mengkolaborasikan program sesuai visi misi,” ucapnya diamini Fery Darmawan.
Senada, tim Pakar transisi, Yayat Supriyatna menerangkan, pertemuan tim transisi dan Pemkot Bogor ini bagaimana proses akselerasi dan percepatan yang ditetapkan visi misi Dedie dan Jenal supaya bersinergi dengan rancangan kerja Pemkot Bogor. Apakah ada perbedaan program dari Pemkot Bogor dan Dedie-Jenal, ternyata program nya sama dengan visi misi, dan tinggal melanjutkan saja.
“Jadi dalam konteks penyusunan kegiatan masih sejalan dengan program yang sudah dibuat, tinggal penyelesaian pada bidang masing masing. Misal program Bogor lancar, supaya bisa terealisasi visi misi itu, maka disesuaikan dengan SKPD terkait agar terealisasi. Seperti tentang program Bogor Sehat, bagaimana optimalisasi pelayanan kesehatan yang sudah dijalankan saat ini, jadi kalau program tidak jauh berbeda tinggal melanjutkannya. Tinggal nanti bicara berapa biaya yang dibutuhkan untuk merealisasikan program visi misi itu,” bebernya.
Lanjut Yayat, seperti isu besar soal transportasi pada program Bogor lancar, lalu kota Bogor akan menjadi tuan rumah Porda 2026 dan permasalahan sosial lainnya, jadi prinsipnya saat ini membangun dasar komunikasi, menjembatani, dan berkolaborasi, agar ketika Dedie dan Jenal memimpin, semua sudah siap dan berjalan merealisasikan semua janji-janji kampanye dan visi misi.
“Dengan waktu satu bulan ini, melalui tim transisi, nanti tinggal menyesuaikan dengan OPD dan membangun komunikasi saja. Artinya tidak ada visi misi lain kecuali milik Dedie dan Jenal dalam melaksanakan berbagai program di Kota Bogor,” tegasnya.
Tim transisi yang akan bekerja berasal dari berbagai kalangan, dari kalangan akademisi, profesional dan perwakilan partai politik pengusung Dedie-Jenal.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau Whatsapp Channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















