
Tak lama kemudian, mereka terbawa arus ke tengah laut. Ahnaf menyatakan bahwa ia mendengar teriakan meminta tolong sebelum menyadari bahwa para siswa telah tenggelam.
“Mereka berombongan main di atas tebing di ujung sana. Lama-lama ke tengah dan terdengar minta tolong. Saya kira masih main air ternyata sudah ada yang tenggelam,” ujar Ahnaf saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (28/1/2025).
Tim SAR gabungan segera dikerahkan untuk mencari para korban yang hilang. Sejumlah perahu digunakan untuk menyisir kawasan sekitar tempat kejadian dan mencari jejak-jejak korban yang tenggelam.
Selain itu, petugas juga menerjunkan tim penyelamat untuk berenang ke titik lokasi dan melakukan pencarian secara manual.
Pihak berwenang mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati ketika berada di area pesisir pantai, terutama bagi mereka yang tidak mahir berenang.
Sementara itu, para orang tua dan pihak sekolah di Mojokerto juga diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap siswa-siswi mereka saat melakukan kegiatan wisata di luar daerah.
Pencarian terhadap empat siswa yang hilang masih terus dilakukan, dan pihak SAR berharap dapat segera menemukan korban dalam keadaan selamat.
Pantai Drini yang terkenal dengan keindahannya, kini menjadi tempat bagi para petugas dan nelayan untuk berjuang menyelamatkan para korban.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















