Benarkah Kuning Telur Oranye Lebih Sehat? Ini Penjelasannya

BOGORTODAY.COM – Kamu mungkin sering melihat perbedaan warna kuning telur saat memecahkan telur untuk dimasak. Beberapa telur memiliki kuning telur yang lebih pucat, sementara yang lain berwarna kuning cerah hingga oranye.

Banyak orang percaya bahwa kuning telur yang oranye lebih bergizi dan sehat, tetapi apakah anggapan ini benar? Berikut penjelasan lengkapnya.

Faktor yang Mempengaruhi Warna Kuning Telur

Variasi warna kuning telur sebenarnya dipengaruhi oleh beberapa faktor, terutama pola makan dan gaya hidup ayam betina yang memproduksi telur tersebut.

Seperti yang dilansir oleh Times of India (5/2/2025), warna kuning telur yang lebih gelap umumnya berasal dari ayam yang diberi pakan yang kaya akan pigmen nabati, seperti jagung.

Selain itu, ayam yang diberi kebebasan untuk mencari serangga di rumput atau tanah cenderung menghasilkan kuning telur yang lebih gelap.

Usia ayam, kondisi kesehatan, dan musim produksi telur juga dapat memengaruhi warna kuning telur.

Penelitian yang dilakukan oleh The Journal of Poultry Science menemukan bahwa warna kuning telur dapat lebih cerah jika ayam diberi pakan yang mengandung karotenoid, seperti yang ditemukan pada wortel, paprika, dan daun hijau.

Karakteristik Kuning Telur

  • Kuning telur berwarna kuning: Biasanya berasal dari ayam yang diberi pakan jagung atau kedelai. Telur dengan warna kuning ini sering kali ditemukan pada ayam yang dipelihara dalam peternakan konvensional atau di kandang sempit dengan sedikit paparan sinar matahari atau udara luar.
  • Kuning telur berwarna oranye: Biasanya berasal dari ayam yang diberi pakan alami atau yang dibiarkan berkeliaran bebas. Selain itu, beberapa peternak menambahkan pewarna alami atau buatan, seperti marigold atau paprika, ke dalam pakan ayam untuk menghasilkan warna kuning telur yang lebih oranye.
BACA JUGA :  Emotional Security dalam Hubungan: Kunci Agar Cinta Tetap Harmonis dan Bertahan Lama

Apakah Kuning Telur Oranye Lebih Sehat?

Banyak orang beranggapan bahwa kuning telur yang berwarna oranye lebih sehat, tetapi kenyataannya, warna kuning telur tidak selalu menjadi indikator kualitas nutrisi.

Meskipun benar bahwa telur dengan warna kuning lebih gelap mengandung lebih banyak karotenoid, seperti lutein dan zeaxanthin (antioksidan yang baik untuk kesehatan mata), itu tidak berarti bahwa kuning telur yang lebih terang kurang bergizi.

Pada dasarnya, telur dari ayam dengan pakan yang berbeda tetap menyediakan manfaat nutrisi yang signifikan. Telur utuh mengandung protein, lemak sehat, vitamin A, D, E, K, mineral seperti kalsium, zat besi, yodium, selenium, fosfor, dan kolin yang bermanfaat untuk tubuh.

Jadi, baik telur dengan kuning telur oranye atau kuning biasa, keduanya tetap memberikan nutrisi yang diperlukan tubuh.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Tegaskan Skywalk Tegar Beriman Simbol Kolaborasi dan Infrastruktur Inklusif

Faktor yang Lebih Penting Selain Warna Kuning Telur

Selain warna kuning telur, ada beberapa faktor lain yang perlu dipertimbangkan untuk memilih telur yang bergizi, seperti:

  1. Ukuran telur: Telur yang lebih besar umumnya mengandung lebih banyak nutrisi dibandingkan dengan telur yang lebih kecil.
  2. Pakan ayam: Ayam yang diberi pakan kaya omega-3, seperti biji rami (flaxseed), minyak ikan, atau alga, dapat menghasilkan telur dengan kandungan asam lemak omega-3 yang lebih tinggi. Namun, penting untuk dicatat bahwa kandungan omega-3 dalam telur jauh lebih rendah dibandingkan dengan sumber lainnya seperti ikan makarel atau salmon.

Secara keseluruhan, kuning telur oranye tidak selalu lebih sehat daripada kuning telur yang lebih pucat.

Warna kuning telur dapat dipengaruhi oleh pakan ayam, tetapi nutrisi yang terkandung dalam telur lebih dipengaruhi oleh ukuran telur dan jenis pakan yang diberikan kepada ayam.

Yang terpenting adalah memastikan bahwa telur yang Anda konsumsi berasal dari sumber yang sehat dan diberi pakan berkualitas. Jadi, Anda tetap bisa menikmati manfaat kesehatan dari telur, terlepas dari warna kuningnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================