‘Bye The Service’ BisKita, Siap Diganti Trans Metro Pakuan di Kota Bogor

Operasional BisKita Trans Pakuan Kota Bogor. (Foto: Bogortoday.com)

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan mengoperasikan bis angkutan massal, yang disebut Trans Metro Pakuan, untuk menggantikan BisKita Trans Pakuan.

Bis ini akan didanai dengan anggaran sebesar Rp10 miliar dari APBD Kota Bogor, dan akan terus beroperasi di dalam kota.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor mengimplementasikan layanan angkutan massal dengan anggaran sebesar Rp10 miliar, dengan transportasi berbasis bis yang terus berjalan di kota tersebut, yang kini sepenuhnya didanai oleh anggaran kota.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

“Saat ini sedang dilakukan proses tahapan untuk menggunakan dana Rp10 miliar untuk angkutan massal Bis di Kota Bogor. Jadi, bis yang akan di operasionalkan dengan dana itu hanya 2 koridor, yakni koridor 1 dan 2,” kata Kepala Dishub Kota Bogor, Marse Saputra, Kamis (13/2/2025).

Koridor 1 dan 2, Bubulak-Cidangiang dan Bubulak-Ciawi, dapat mengoperasikan 17-25 bus dengan anggaran Rp10 miliar, yang mencakup 6 bulan, dengan harapan adanya dana tambahan untuk memperpanjang hingga Desember 2025.

BACA JUGA :  Jenal Mutaqin Ajak Warga Manfaatkan Program Sunat Gratis di Puskesmas se-Kota Bogor

Perubahan nama ini dikarenakan anggaran APBD Kota Bogor dan pengelolaan langsung oleh Pemkot Bogor melalui Dinas Perhubungan. Nama Trans Metro Pakuan memiliki arti: “Trans” untuk transportasi, ‘Metro’ untuk status metropolitan Bogor, dan ‘Pakuan’ untuk sejarah Bogor.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================