
Anggaran Pendidikan Harus Jadi Prioritas Utama
Raihan menegaskan bahwa seharusnya pemerintah menyadari bahwa pendidikan adalah pondasi utama dalam menciptakan SDM berkualitas. Pemangkasan anggaran dengan alasan efisiensi justru mengabaikan kebutuhan mendasar bagi pembangunan bangsa.
Bahkan, saat ini sektor pendidikan hanya dimasukkan ke dalam prioritas pendukung, bukan prioritas utama seperti makanan bergizi gratis bagi masyarakat.
Pemangkasan anggaran pendidikan akan mengurangi kualitas pendidikan yang diberikan, bahkan bisa mengancam masa depan anak bangsa. Pendidikan harus berada di garis depan, bukan dipinggirkan.
Selain itu, kebijakan efisiensi anggaran juga berpotensi menyebabkan kenaikan biaya pendidikan, seperti yang dikatakan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Nizam.
Menurutnya, jika anggaran terus dipangkas, maka biaya kuliah bisa naik, yang tentunya akan semakin membebani mahasiswa dan orang tua mereka. Hal ini jelas bertentangan dengan tujuan untuk memperluas akses pendidikan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pendidikan Adalah Investasi Jangka Panjang
Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak hanya bermanfaat bagi individu, tetapi juga untuk seluruh bangsa. Setiap rupiah yang dikeluarkan untuk sektor pendidikan merupakan modal untuk menciptakan generasi penerus yang lebih unggul, kreatif, dan inovatif.
Sebaliknya, pemangkasan anggaran pendidikan hanya akan memperburuk ketimpangan sosial dan menghambat perkembangan SDM yang berkualitas.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















