Timun Suri: Mitos atau Fakta Manfaatnya Saat Berbuka Puasa?

Timun suri

BOGORTODAY.COM – Timun suri adalah salah satu makanan yang identik dengan bulan puasa. Biasanya, timun suri disajikan sebagai menu berbuka puasa, seringkali dicampur dengan sirup dan buah lainnya.

Banyak orang yang mengklaim bahwa mengonsumsi timun suri dapat mengatasi berbagai kondisi, seperti dehidrasi dan bahkan mengurangi gejala penyakit asam lambung. Namun, benarkah klaim-klaim tersebut?

Dokter spesialis penyakit dalam, dr Mario Budi Purwanegara T, Sp.PD KGEH, dalam wawancara menyebutkan bahwa hingga saat ini, klaim timun suri bisa mencegah dehidrasi belum berlandaskan bukti ilmiah yang kuat.

BACA JUGA :  Serbu Lapangan Sempur, Warga Berburu Pangan Murah Pemkot Bogor

Artinya, tidak ada riset atau kajian yang mendukung bahwa mengonsumsi timun suri dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.

“Kalau kita sebagai seorang ilmuwan, kalau belum ada penelitian, kita masih bilang ragu-ragu. Tetapi kalau sudah ada penelitian, barulah kita bisa mengatakan itu bisa membantu. Kalau belum ada, itu hanya katanya saja, awamnya saja. Kita tetap berpijak pada hal ilmiah,” jelas dr Mario, Rabu (13/3/2024).

BACA JUGA :  Arab Saudi Buka Musim Umrah 1448 H, Visa Mulai Diterbitkan Sejak 31 Mei 2026

Meski begitu, dr Mario mengakui bahwa ada kemungkinan seseorang merasakan efek positif dari mengonsumsi timun suri karena sugesti pribadi, atau efek plasebo, yang dirasakan oleh tubuh karena keyakinan orang tersebut.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================