
Kolom abu yang berwarna kelabu terlihat sangat tebal dan condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.7 mm dan durasi 2 menit 4 detik.
Teguh Purnomo, petugas Pengamat Gunung Api Marapi, mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati radius 3 kilometer dari puncak Gunung Marapi, mengingat potensi erupsi lebih lanjut yang bisa terjadi kapan saja.
Dia juga menyarankan warga yang berada di sekitar daerah terdampak abu vulkanis untuk memakai kacamata dan masker penutup hidung dan mulut guna mengurangi paparan abu yang berbahaya bagi kesehatan.
Pihak berwenang terus memantau aktivitas vulkanik Gunung Marapi dan memberikan peringatan dini untuk mencegah terjadinya korban jiwa.
Warga di sekitar kaki gunung diminta untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk dari pihak berwenang agar terhindar dari bahaya yang lebih besar.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















