
Polisi yang melakukan pemeriksaan luar terhadap mayat korban tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.
Berdasarkan pemeriksaan awal, pihak kepolisian menyimpulkan bahwa kematian korban disebabkan oleh kecelakaan, di mana korban kemungkinan terpeleset dan jatuh ke dalam kolam.
Pihak keluarga korban menolak untuk melakukan autopsi terhadap jenazah dan meminta agar kasus ini tidak dilanjutkan.
“Kasus ini tidak kami lanjutkan penyelidikan karena keluarga enggan mayat diautopsi. Sejauh ini, kami tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan, dan kami menyimpulkan korban tewas akibat terpeleset ke dalam kolam,” ungkap Iptu Elia.
Penemuan ini telah mengejutkan warga Pancurbatu, namun pihak berwenang memastikan bahwa kejadian ini murni kecelakaan.
Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan menghormati keputusan keluarga dalam menyelesaikan kasus ini.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















