Kecelakaan Tragis Usai Tradisi Nyongkolan di Lombok Tengah, 5 Tewas dan 11 Luka Berat

Meskipun penggunaan mobil pikap dalam acara adat sudah menjadi kebiasaan, Brata kembali menegaskan bahwa mobil bak terbuka tidak dirancang untuk mengangkut penumpang.

Kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk mulai meninggalkan kebiasaan ini demi keselamatan bersama.

“Ini memang fenomena yang sulit karena sudah dianggap sebagai tradisi. Tetapi, kami dari kepolisian tetap mengimbau, demi keselamatan, jangan gunakan mobil bak terbuka untuk mengangkut orang,” tegasnya.

BACA JUGA :  Rusia Pertimbangkan Bebas Visa untuk WNI, Peluang Baru bagi Wisatawan Indonesia

Tradisi yang Menelan Korban

Insiden ini kembali membuka wacana tentang keamanan dalam pelaksanaan tradisi adat. Nyongkolan, yang semestinya menjadi momen kebahagiaan, justru berujung tragedi karena kelalaian terhadap aspek keselamatan.

Sementara itu, para korban luka telah dilarikan ke fasilitas medis terdekat dan masih dalam perawatan intensif. Pihak keluarga dan warga sekitar pun turut membantu proses evakuasi dan memberikan dukungan kepada para korban.

BACA JUGA :  Pemakaman Kenegaraan Ayatollah Ali Khamenei Diundur hingga Akhir Juni atau Awal Juli

Tragedi ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan, tanpa mengurangi kekayaan budaya yang dimiliki. Aparat kepolisian berharap masyarakat lebih bijak dalam menyikapi tradisi dengan tetap memperhatikan aspek keamanan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================